Skip to main content

Serunya Jadi Field Education Consultant Ruangguru

Time flies. Akhirnya setelah lulus kuliah dan berbagai drama kehidupan, keinginan untuk bekerja di Ruangguru terkabul. Tapi bukan di posisi yang sesuai keinginan. Herannya, walaupun bukan role yang aku pengen, tapi beberapa job description-nya pas banget sama apa yang aku harapkan. Persis. Dari situ, aku belajar, kayaknya kalo mau berdoa, isi doanya harus jelas dan detail. Karena Allah bakalan ngabulin suatu saat nanti.

   Gathering Akhir Tahun Regional Sumbagut I

Proses Rekrutmen Program STAR Hingga Jadi Karyawan

Aku bergabung di Ruangguru lewat program STAR (Sales Trainee Academy Ruangguru) Batch 10 tahun 2020. Awalnya sempat ragu, tapi karena aku punya kekaguman yang besar tentang misi Ruangguru terlebih karena terinspirasi oleh Iman Usman dan Belva Devara, akhirnya aku coba posisi ini. 

Proses rekrutmen tidak terlalu lama. Kurang lebih 2 minggu setelah CV screening, email dari Ruangguru masuk ke inbox Gmail pribadiku yang berisikan jadwal wawancara. Wawancara pun dilakukan secara bersamaan dengan beberapa kandidat lainnya. Dua minggu berikutnya, email Offering Letter dan Perjanjian Kerja yang menandakan aku diterima bekerja di Ruangguru masuk. Senang sekali akhirnya bisa kerja di perusahaan yang misinya sama denganku. 

Selain STAR, ada jalur masuk lain untuk posisi ini yaitu Final Exam (FE). Bedanya adalah STAR mengharuskan training online selama 2 minggu, ada waktu magang selama 1 bulan. Jika gagal tahap magang, maka kamu tidak bisa melanjutkan ke kontrak. Berbeda dengan FE, training mereka hanya 3 hari di hotel dan langsung kontrak tanpa adanya magang. Oiya kedua jalur masuk ini terbuka untuk fresh graduate. So if you are, you can be onboard.

Tanggung Jawab Seorang Field Education Consultant (FEC)

School Visit, SMPN 6 Binjai
                        
Salah satu hal yang menyenangkan dari bekerja sebagai Field Education Consultant--di bawah tim Commercial Rungguru, role yang aku jalani kemarin, adalah memotivasi siswa untuk terus semangat belajar, mendorong mereka untuk semangat kuliah, kejar banyak lomba--which is sesuatu yang dari dulu selalu jadi ambisiku. Makanya antusias banget tiap kali konseling di kelas. Ditambah selalu ngingetin mereka buat coba banyak hal di luar sana, termasuk nyoba pengalaman pertukaran pelajar ke luar negeri atau apapun itu yang bisa mereka eksplorasi. 

Pemberian motivasi ini kami sebut dengan konseling. Sebelum pandemi, konseling diadakan langsung di sekolah dari kelas ke kelas. Namun, saat pandemi menyerang, konseling diadakan secara online melalui Google Meet. Yup, konseling adalah part terfavorit karena aku sebenarnya suka untuk bicara di depan umum walaupun kadang ngerasa insecure.

Selama kerja di role ini, belajar banget tentang gimana ngerespon berbagai tipe siswa, perbedaan anak SMP dan SMA bahkan pendekatan ke mereka juga beda. Sedikit banyaknya aku belajar tentang kepribadian siswa. Ada banyak tipe kelas, misalkan anak-anaknya cuma diam waktu ditanya, ada yang ributnya minta ampun sampai pengen noyor, ada yang ribut tapi asyik buat diajak ngobrol, ada yang kritis waktu jawab pertanyaan. Jadi, biasanya dalam 5 menit pertama, kita akan paham suasana kelas ini mau dibawa seperti apa.

Kerja Sambil Jalan-Jalan


Farewell di Rumah Ibu, Pangkalan Brandan

Field Education Consultant (FEC) Ruangguru tersebar di seluruh Indonesia, terdiri atas banyak regional yang dipecah lagi menjadi beberapa cluster. Setiap FEC boleh memilih penempatannya masing-masing. Kalau ditanya, aku ingin sekali bisa bekerja di HQ Ruangguru di Jakarta. Tapi kayaknya Allah belum ridho, atau orang tuaku ya hehe. Jadi, penempatanku cukup di lingkup regional tepatnya Cluster Binjai.

Hal menyenangkan lainnya adalah aku bisa pergi ke berbagai sekolah di 3 area yang menjadi wilayah kerja kami, yaitu Binjai, Langkat, dan Karo. Dari ketiga wilayah itu, Karo yang belum sempat aku kunjungi karena aku memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak. Wilayah Karo akan dikunjungi bulan ini. 

Dari pengalamanku bisa dinas keluar kota selama 2 minggu di daerah Langkat, ternyata menyenangkan bisa kerja di luar kota. Ketemu orang baru, datang ke tempat-tempat baru, ya agak lebih bebaslah daripada di rumah hehehe. Tapi di atas itu lebih belajar tentang menahan ego pribadi karena kami tinggal di satu atap yang sama dengan berbagai kepribadian. 

Oiya, satu cerita yang akan selalu aku kenang dalam perjalanan luar kota ini adalah saat rumah singgah kami tiba-tiba kebanjiran akibat air laut pasang pukul 01.00 pagi. Kebetulan rumah yang kami tempat berada tepat di pinggir pantai. Sudah lama sekali air pasang tidak sampai masuk ke rumah warga, paling hanya sampai teras. 

Diantara 364 hari lainnya di tahun 2021, kenapa banjir seperti itu harus datang di hari kami ada di sana. Cepat-cepat kami angkat barang ke atas dan berakhir dengan tidur di satu kasur dengan posisi yang entah gimana. Karena satu kasur lagi penuh dengan barang bawaan kami. Ah, rindunya..

Jadi FEC Ada Career Path Nggak?

  Konseling Siswa, SMPN 2 Binjai

Jawabannya ada. Asalkan punya performance yang bagus dan tentunya sabar. Karena dimana-mana juga kalo orang mau naik jabatan harus punya prestasi. Prosesnya nggak sebentar. Harus siap pindah daerah juga. Kalo kamu suka pekerjaan lapangan, terlibat dengan siswa dan guru, suka ngobrol juga, then you can apply for this position.

At last, I signed off!

   Gathering Akhir Tahun Regional Sumbagut I, Tigaras Simalungun

Yes, aku memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan di Ruangguru sebagai FEC lagi setelah kurang lebih 7 bulan berkelana dari satu sekolah ke sekolah lainnya. Satu hal yang kusyukuri dari lingkungan pekerjaan ini adalah teman-teman kerjaku. Katanya, rezeki bekerja bukan cuma gaji, tapi teman kerja yang baik juga rezeki.

Kenapa berhenti? Salah satunya karena aku ingin memulai perjalanan di bidang yang lain. Not completely new field for me, tapi aku mau punya expertise di bagian itu dan jadi long term plan. It may take years to get there atau mungkin dalam beberapa tahun shifting career lagi, I don't know. 

Karena dunia benar-benar terus berubah dan kita bahkan nggak tau besok akan ada wabah apalagi misalnya, atau Metaverse yang udah mulai muncul ke permukaan bakal jadi kayak gimana, atau apalah itu yang selalu buat hidup kita dalam ketidakpastian. 

Tapi aku percaya career is a marathon. Walaupun pada akhirnya kita harus punya fokus utama untuk mendukung kehidupan secara finansial. Beberapa minggu lalu juga tersadarkan sama satu kalimat BJ Habibie yang diingatkan abangku, "Dalam hidup ini saya memiliki mental seperti orang yang bermain sepeda, bila saya tidak mengayuh sepeda makan saya akan jatuh, jika saya berhenti bekerja maka saya akan mati." 

Comments

Salut sih sama Ruangguru ini. Sempat pengen gabung tapi gak kualified hehe. Program STAR (Sales Trainee Academy Ruangguru) ini keren, semoga semakin berkualitas dan makin jaya
Seru ya saat ada pengalaman keluar dari rumah. Ketemu orang baru, menyesuaikan karakter dengan orang lain hingga banyak cara untuk menyelesaikan konflik (jika ada).
Semoga nanti di tempat yang baru semakin sukses ya cut, Aamiin
Udah lama sekali gak berkunjung ke blog nya cut.
Ternyata kabar terbaru adalah menjadi field education ya di ruang guru.

Bener banget, bahwa cita-cita itu ibarat lari maraton yang kita harus punya strategi dan endurance agar gak kelelahan dan hilang semangat di tengah perjalanan
LinRaNa Mom said…
Jadi teringat masa muda.
Punya beberapa jenis kerjaan yang beda-beda.
mulai jadi admin and finance di perusahaan laundry, jadi operator dan reservationist di salah satu hotel ternama di Medan, jadi konsultan yang kerjasama sama Bappeda kota Medan, ikut editing buku sama sama bappeda prov medan, jadi konsultan sama kementerian kehutanan.
yang terakhir ini malah bukan ilmu ku banget.
tapi tak jabanin sesuatu hal yang menantang ini.

Take your time sis... mumpung masih muda, cari pengalaman sebanyak-banyaknya...
eh bentar bentar ini kamu masuk sumbagut? aku di brain academy lol sodaranya kak devi ya?
Ceritajalan.com said…
Yah perjalanan saya di Ruangguru sebagai pengajar jg sebentar tapi sampe skrg ada aja sih tawan utk ngajar lwt WA , keren pengalaman kamu bisa menginspirasi.
Sindi Nur Elia said…
Salut banget sama kakak, Pengalaman nya menjadi inspirasi buat saya.
Yanti Ani said…
Wahh kak, kerenn banget bisa jadi Field Education Consultant Ruangguru! Apalagi jadi bisa pergi ke banyak tempat.
Bocah Udik said…
Kerja sambil jalan-jalan, its my dream mas. Eh

Ruangguru semakin berinovasi. Aku harus nyoba deh FEC Ruangguru ini. MAna tau bisa ikutan.
jendelamamak said…
ini adek kakak lho els.. haha....
jendelamamak said…
Terus kayuh sepedamu biar sepedanya bisa terus berjalan. Allah will lead you to your best path sis. LuvU..

Popular posts from this blog

Dapat Beasiswa Pelatihan Karir Digital Talent Scholarship dari Kominfo x Rakamin

digitalent.kominfo.go.id Terhitung dari tahun lalu hingga sekarang, sudah setahun aku memegang akun media sosial sebuah kursus bahasa asing online bernama @daretotry_id yang didukung oleh BibitBahasa sebagai content creator akun tersebut. Dare to Try sendiri menyediakan program belajar bahasa Inggris, bahasa Korea, dan bahasa Jepang. Ntar aku bahas sendiri yah, hihi. Tiba-tiba di suatu siang, WhatsApp ku berbunyi tanda chat masuk. Ternyata kakakku mengirimkan sebuah flyer berisi program beasiswa belajar Digital Marketing. Program itu bernama Digital Talent Scholarship yang diselenggarakan oleh Kominfo bekerja sama dengan startup pendidikan bernama Rakamin. Awalnya aku sempat ragu untuk mendaftar. Tapi setelah berpikir panjang, aku ikut seleksinya karena aku ingin mengoptimasi akun sosial media yang aku pegang untuk meningkatkan brand awareness dan mendatangkan banyak conversion. Apa itu Rakamin? rakamin.com Rakamin adalah salah satu startup pendidikan berbasis online yang berfokus p

Career Shifting Digital Marketing di Rakamin Academy

sumber: beritakubaru “Aku mau punya karir di bidang digital”, kata-kata ini jadi awal mula atas keputusan impulsif yang aku buat awal tahun 2022: career shifting , mengubah jalan karir di dunia digital. Ini bukan kali pertama aku bergelut dalam dunia digital. Sudah setahun berjalan membuat konten harian di Instagram dengan ilmu desain grafis yang cetek. Hanya bermodal percaya diri dan kemampuan desain seadanya. Tapi aku suka. Entahlah, sesuatu yang kita suka membuat kita bertahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk mengasah kemampuan di bidang digital marketing lebih dalam lagi. Berdasarkan laporan dari World Economic Forum Tahun 2021 yang bertajuk The Future of Job, digital marketing and strategy specialist masuk ke dalam 10 jenis pekerjaan paling dicari . Ini berarti digital marketing adalah salah satu bidang pekerjaan yang akan semakin dipakai di era teknologi yang makin canggih ini. Setelah berbagai pertimbangan, akhirnya aku memutuskan untuk memilih Bootcamp Digital Marketing Rak